Tampilkan postingan dengan label Budi Daya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budi Daya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Desember 2014

MENANAM POHON PISANG MAS

http://tipspetani.blogspot.com/2014/12/menanam-pohon-pisang-mas.html


1.Pilih lahan yang hendak ditanami , tentukan jenis tanah dan kualitasnya mengenal jenis dan kharakter tanah maka akan memudahkan penanganan metode pemupukan dan hama. Tanah mengandung humus berwarna hitam , gembur dan tidak berbatu. Itu yang paling bagus. Pohon pisang emas cocok ditanam didaerah berhawa dingin, daerah panas akan mempengaruhi kualitas warna dan rasa.

2.Jika hendak melakukan penanaman skala perkebunan, luas, maka siangi kebun dari segala macam gulma dan benda-benda yang tidak diperlukan, semakin lapang tidak rindang maka semakin bagus untuk pertumbuhan pohon pisang emas.

3.Siapkan lubang ukuran 1,5 x 1m2 (semakin lebar dan dalam maka semakin bagus untuk perkembangan akar dan pengefisiensi pemupukan karena akar akan berkembang kesegala arah dan akar serabut yang lembut mudah patah rapuh dan rusak harus disesuaikan kondisi tanah yang gembur).

4. Masukan pupuk kandang, kompos atau pupuk DZA yg sudah jadi siap pakai cirinya pupuk kandang sudah kering dan hancur, jika basah masih banyak mengandung aktivitas bakteri harus di diamkan lebih lama di dalam lobang. Jika kompos belum jadi (dedaunan hijau, rumput, sampah organik,pupuk kandang basah) maka semakin lama proses pemupukan akan semakin bagus, misal 3 bulan. Pupuk kandang yang cukup banyak pada awal penggalian akan cukup untuk memberi nutrisi bagi tanaman hingga dua tahun penuh tanpa perlu di pupuk lagi.

5. Guarkan lobang yang berisi pupuk kandang/kompos hingga benar-benar menguap kandungan gas nya(jika mengandung gas biasanya tanaman akan panas dan bisa mati), biarkan selama satu hari agar tersiram sinar matahari terutama pagi, agar Ph tanahnya normal. Semakin sering di guar(bolak balik) maka semakin bagus.

6. Jika menggali lobang dan memupuk juga dadakan usahakan pupuk kandang dicampur dengan tanah dan pada bagian sekitar tanaman jangan langsung terkena akar dengan pupuk jarak satu jengkal.

7. Masukan bibit pisang emas yang sudah dipersiapkan. Jika bibit masih baru, daun tidak dipotong maka akan cepat keluar akar, daun akan segera segar dan tunas menggeliat lagi. Jika bibit pisang emas sudah agak lama, pangkas ujung batangnya sehingga akan memudahkan daun muncul dari dalam lapisan gebog yang sudah dipangkas, gebog akan mengering dan daun baru terus naik.

8. Jika kondisi hujan terus menerus maka ujung daun yang di pangkas dibungkus plastik transfaran yang tidak terlalu kencang dan ada lubang udara sekedar menghindari siraman air langsung.

9. Siram batang bagian bawahnya saja atau tanah sekitar pohon yang dicampur dengan DZA. Pemberian DZA bisa 3 hari 1 x. Dosis 1 tutup botol untuk 1 ember air. Akan lebih bagus jika setiap hari di siram dengan urea alami dari urine kelinci atau manusia yang sudah dingin. Jaga kondisi tanah agar jangan terlalu becek dan terlalu kering. Jika lembab cukup satu hari sekali disiram pagi atau sore, jangan saat cuaca sedang ekstrem. Jika hujan tidak usyah disiram dan cukup sedikit air untuk menyebar DZA. Jika kemarau panjang siram 2 x sehari dan pertahankan kelembaban tanah.

10. Pagar dengan kurungan bambu karena hama yang sangat menyukai tunas muda dan daun muda adalah unggas dari mulai ayam, bebek, entog dan angsa.

11. Jika bibit pisang emas membusuk hentikan penyiraman dan biarkan sampai kering dan menghilang nanti akan tumbuh tunas baru dari dalam tanah.

http://tipspetani.blogspot.com/2014/12/menanam-pohon-pisang-mas.html


1.Semakin besar bonggol dan semakin tinggi batang maka akan cepat tumbuh dan berbuah

2. Jika menanam bibit baru dipindah langsung tanam maka akan cepat tumbuh

3. Jika bibit kering dan akar hilang, rendam dengan air hangat untuk membunuh hama dari akar dan campurkan DZA jika sudah dingin biarkan semalam atau beberapa hari sampai batang terlihat segar dan daun muncul. Jika akar belum ada maka lebih bagus di ipuk dulu didalam polibag atau pot agar akar keluar. Setelah daun menggeliat berarti akar sudah keluar dan segera pindahkan dengan tanah tanpa merusak akar.

4. Jika bibit muda maka pucuk daun jangan dipangkas, biasanya tinggi sekitar setengah meter. Jika bibit besar maka batang di buang dan diambil bonggolnya saja atau dgn sedikit batang .

5. Jika bibit busuk maka hendaknya di jemur sampai mengering

6. Warna batang pisang emas biasanya merah, daunnya hijau muda cerah seperti berminyak, semakin bagus perawatan maka semakin bagus warna dan bentuk fisik bibit. Begitu juga dengan buah semakin lezat rasanya. Bentuk buah seperti buah pisang muli tapi buntet dan bersih bulat telur, rasanya manis, lembut dan tidak eneg buat yang mempunyai masalah di lambung.

7. ada beberapa jenis pisang emas, super, kw 1, kw 2, dan kw3. Kw 1 dan 2 jika perawatan super maka akan menghasilkan pisang emas super.

8. Para petani (menanam konvensional) biasanya jika menanam pisang di musim kemarau maka hanya bonggolnya saja yang di bagi menjadi beberapa bagian ( satu bonggol besar bisa dibelah-belah, perhatikan bakal mata tunas muncul, jangan sampai teriris) bonggo di kubur dalam tanah dan jika musim hujan datang akan muncul tunas dengan sendirinya.

9.Jika ingin memperbanyak bibit dari satu bonggol bisa di bagi menjadi beberapa bagian dan di ipuk/ceungceum dalma polibag sampai muncul tunas baru, bisa juga dengan menanam sementara pada bonggol yang besar dan mata tunasnya banyak, nanti akan tumbuh anakan2 yang banyak dan bisa di congkel dan di pindahkan.

10. hama bibit biasanya kutu daun yang berwarna putih, ulat, hewan unggas

Kamis, 22 Agustus 2013

BUDIDAYA BUAH MARKISA BESAR

Pengenalan Budidaya Markisa

Saat pulang kampung liburan kemarin tercium wangi khas bunga markisa, eh …ternyata datangnya dari pekarangan samping orang tua saya. Semenjak pensiun dari pegawai negeri sipil, orang tua saya gemar sekali berkebun.

Markisa besar yang juga disebut giant markisa spesies Passiflora quadrangularis L dan berasal dari Brazilia, Argentina, Paraguay.


Buah markisa yang sudah siap panen

Klasifikasi Markisa Besar
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Parietales
Suku : Passifloraceae
Marga : Passitlora
Jenis/ Spesies : Passiflora quadrangularis L., Granadilla buto
Nama Umum/dagang : Markisa
Nama daerah
Sumatera : Rubis (Palembang), Balewa (Melayu)
Jawa : Markusa (Sunda), Markisa (jawa)
Diluar Negeri sering disebur Giant Markisa, granadilla Buto


Deskripsi
Bentuk Daun dan sulur Markisa Besar

Markisa termasuk tanaman semak hidupnya menjalar panjang kuang lebih 10 m.
Ø Batang : Markisa mempunyai batang kecil, langsing, dan panjang sekali, bentuk persegi, semu, lunak, halus, warna hijau kecoklatan. Batangnya merambat dengan bantuan sulur berbentuk pilin (spiral).

Ø Daun : Tunggal, lonjong, tersebar, panjang 7-20cm, lebar 5-15cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, permukaan licin, tangkal persegi, panjang 2-6cm, dan berwarna hijau.
Bunga 

Bunga Passiflora quadrangularis L siap di serbukkan

Bunga Markisa Besar

Bunga Passiflora quadrangularis L

Bunga tunggal, bulat berbentuk mangkok, berkelamin dua(hermafrodit) dan menempel di ketiak daun, tangkal bergerigi, panjang 3-4cm hijau, mahkota berbentuk lonjong, permukaannya beralur, warna ungu, benang sari bertangkai, bentuk tabung, panjang ± 6cm warna ungu, kepala sari silindris, panjang ± 6cm warna putih, putiknya pendek warna kuning dengan kelopak bunga berbntuk lonjong warna hijau. beraroma khas harum. Semua jenis markisa (Passiflora) termasuk penyerbuk silang dengan bantuan lebah madu.penyerbukan sendiri masih dapat berlangsung baik.Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, biasanya penyerbukan di lakukan oleh manusia seperti halnya penyerbukan pada tanaman vanily.


Buah : 
Bakal buah bentuknya sangat unik (maaf hampir menyerupai penis orang dewasa) hal tersebut pernah saya jumpai pada artikel yang diposting oleh Durian Blossom tapi mempunyai ukuran jauh lebih besar | mungkin karena hidup di barat >>> eittt....menyesuaikan anatomi orang barat... setelah beberapa minggu berubah seperti bakal buah pada umumnya he he he bukan porno tapi itu kenyataannya.
Uniknya Bakal Buah Markisa Besar

Bakal Buah mengalami perubahan bentuk

Buah Markisa berbentuk lonjong dengan panjang ± 20cm, diameter ± 15 cm berat 3-5 kg warna hijau ke putih putihan.Buah yang sudah masak/ranum berwarna kekuningan dan beraroma khas harum buah markisa.


Buah Markisa/passiflora quadrangularis muda 




Buah Markisa/passiflora quadrangularis siap Panen

Biji : Bulat pipih panjang ± 0,3 cm, putih
Akar : Tunggang warna putih kotor

Kandungan :
Buah, biji, dan daun pada tanaman ini mengandung substansi yang tidak stabil, yaitu asam hidrosianat dan laktone. Sementara buah yang masak mengandung Ca, P, Fe.

Manfaat dan Khasiat
Daun Markisa/ Passiflora quadrangularis L berkhasiat untuk peluruh air seni, kencing nanah, sedangkan buahnya selain untuk sari buah segar (dicampur dengan sirup).juga dimanfaatkan untuk obat penenang juga berkhasiat menghilangkan rasa nyeri (analgesik) dan memperkuat paru.

Beberapa Herbalis memanfaatkan Seluruh bagian Markisa untuk digunakan sebagai obat dan berkhasiat sebagai anti radang, penenang (sedatif), peluruh kencing (diuretik), serta bersifat membersihkan panas dan racun. Seorang herbalis yang mantan seorang Pendeta di daerah Malang(Perumahan Sawojajar.) malah menggunakan markisa besar untuk pengobatan kanker. 

Penyakit yang bisa diobati diantaranya :
1. Batuk karena paru-paru panas
2. Radang kelenjar getah bening leher (servikal limfadenitis)
3. Sulit tidur (insomnia), sering gelisah dan bermimpi buruk
4. Kelelahan kronis yang abnormal (neurasthenia)
5. Hipertensi
6. Bengkak (edema), kencing berlemak (chyluria)
7. Penyakit kult seperti koreng, skabies, borok (ulcus) pada kaki.

Cara pemakaian :
Untuk obat yang diminum : Rebus herba segar sebanyak 5--15 g, lalu minum airnya.
Untuk pemakaian luar : Cuci herba segar secukupnya, lalu rebus. Setelah dingin, gunakan airnya untuk mencuci penyakit kulit yang Anda alami. Atau bisa juga dengan menurapkan herba segar yang telah digiling halus ke bagian yang sakit.

Syarat Tumbuh
Tanaman Markisa umumnya hanya ditanam di dataran rendah, tetapi didataran tinggi juga cocok (buktinya tanaman ini tumbuh subur didaerah saya Bululawang Kab.Malang - Jawatimur yang berada pada elevasi 391 m dpl.) ketinggian ideal
pada kisaran 500- 1200 m dpl. Kondisi tanah yang dikehendaki banyak mengandung bahan organik (subur) dan pH 5,5-6,5. Lokasi tempat bertanam sebaiknya terbuka, walaupun tanaman tahan naungan. Tanaman tidak tahan terhadap kondisi lahan yang tergenang air.


Pedoman Budidaya
Pilih biji yang baik lalu semaikan di media tanah

Perbanyakan tanaman Markisa ditanam dengan biji dan setek cabang. Setek ditanam di persemaian. Bila bibit berasal dari biji, sebaiknya biji disemaikan lebih dulu. 

Pemeliharaan 
Kantong plastik mencegah cacat buah



Pemupukan dengan NPK (15:15:15) sebanyak 25-100 g per tanaman, tergantung umurnya. Dianjurkan perambatan dengan sistem pagar. Jaraknya 3 m agar pengaturan cabang lebih mudah dan dapat dikombinasi dengan tanaman lain (misalnya kopi). Sebagai tiang pagar dapat digunakan tanaman hidup (Gliricidia, kayu jaran Lannea grandis).Untuk menjalarkan batang markisa digunakan kawat yang dibentangkan mendatar seperti pada perambatan tanaman anggur. Setelah bibit yang ditanam di sepanjang pagar (jarak 2-3 m) mencapai bentangan kawat terbawah, ujung bibit segera dipotong. Dari tunas yang tumbuh, dipilih tiga tunas yang kekar. Dua tunas dijalarkan pada bentangan kawat terbawah dan satu lagi dibiarkan tumbuh mencapai bentangan kawat di atasnya. Pekerjaan seperti ini diulangi hingga semua kawat bentang dijalari oleh 1-2 tunas yang merupakan cabang buah. Bunga muncul pada ketiak daun, biasanya berdaun tunggal. Bila cabang-cabang buah belum berbunga maka ujung cabang perlu dipotong (dipotes). Buah akan bergantung pada kawat tersebut dan sebaiknya buah yang sudah agak berumur sebaiknya di bungkus/di blongsong, ini berguna untuk melindungi buah dari serangan hama (bisa menggunakan kantong kresek yang sudah saya praktekkan). Namun, petani di Indonesia jarang melakukan pembungkusan dan pemangkasan seperti ini sehingga produksinya rendah.

Hama dan Penyakit
Pembusukan akibat Lalat Buah

Hama yang biasa menyerang tanaman markisa adalah lalat buah Dacus dorsalis dan nematoda bengkak akar yang disebabkan oleh Meloidogyne incognita. Kutu daun kuning Myzus persicae dan kutu putih Aphis gossypii sering terdapat pada daun. Hama ini dapat diatasi dengan semprotan insektisida Tamaron 0,2%. Penyakit yang biasa mengancam tanaman markisa adalah mati pucuk Phytophthora parasitica, penyakit layu Fusarium passiflorae, dan penyakit busuk leher akar (damping-offi pada bibit di persemaian yang disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia solani. Kondisi lahan yang basah merangsang tumbuhnya penyakit-penyakit tersebut. Bila belum terlambat, penyakit ini dapat diatasi dengan Benlate 0,2% atau lisol 10-50%.
Panen dan Pasca Panen
Gunakan pisau atau gunting untuk memanen

Hasil panen di kebun Bunda

Buah markisa harus dipanen setelah matang pohon, yakni setelah berwarna kuning dan timbul aroma harum. Buah yang masih muda (warnanya hijau) sebaiknya tidak dipanen karena mutunya rendah.
sumber : hasil pengamatan hasil tanam di daerah Bululawang - Malang
www.hickatee.com