Selasa, 17 November 2015

TANAMAN OBAT UNTUK PENURUN KOLESTEROL

Kolesterol merupakan lemak yang terdapat di dalam pembuluh darah. Lemak ini terbagi ke dalam dua sifat, yaitu jahat dan baik. Kolesteror jahat bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, seperti serangan jantung dan stroke.

Demikian juga dengan darah tinggi, yang bisa menyebabkan kematian mendadak. Apalagi gaya hidup serba instan dan siap saji, membuat kolesterol jahat menumpuk, dan tekanan darah tinggi tidak terkontrol.


Untuk itu, kita harus bisa mengatur pola makan dan juga rajin berolahraga. Tetapi jika sulit untuk dilakukan, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan juga kolesterol.

Namun jika Anda ingin hasil yang cukup singkat dan efektif, bisa membuat salah satu ramuan ini, yang terbukti bisa menurunkan kolesterol jahat dan juga darah tinggi hanya dalam seminggu.

Kandungan resep ini tidak usah diragukan lagi, ada bawang putih yang terbukti secara ilmiah ampuh mengobati beragam penyakit dan juga membersihkan darah. Ada lemon, yang terbukti mengandung banyak sekali manfaat. Demikian juga jahe dan cuka apel, ditambah dengan madu.

Caranya adalah, siapkan satu siung bawang putih, satu sendok jus lemon, satu ruas jahe segar di parut, satu sendok makan sari cuka apel, dan satu sendok teh madu alami.


Untuk membuatnya adalah campurkan semua bahan tersebut, dan simpan dalam lemari es, jika masih ada sisa. Konsumsi sebelum sarapan dan makan malam, maka dalam seminggu Anda bisa mengecek ke dokter tekanan darah dan juga kolesterol. Dan semuanya akan normal kembali.


1. Alpukat
Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan Kolesterol darah. 
Bahan: 1 buah alpukat matang
Cara Pemakaian: Buah alpukat dimakan mentah. Lakukan setiap hari.


2. Kubis 
Kubis (brassica oleracea var. capitate) yang juga disebut kol, mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, tinamide, dan betakaroten. Kubis juga mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan, dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.
Bahan: 1 buah kubis segar
Cara Pemakaian: Cuci kubis hingga bersih, lalu bilas dengan air matang. Potong-potong seperlunya, lalu dijus. Air sari kubis diminum sekaligus, lakukan setiap hari.


3. Belimbing manis 
Apa rahasia buah ini sehingga bisa mengusir Kolesterol? Ternyata seratnya yang tinggi mampu mencegah penyerapan lemak hingga dapat menurunkan kadar Kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi. Serat yang tinggi juga memperlancar pencernaan. Sementara kandungan vitamin C-nya yang tinggi baik untuk antikanker. 
Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar
Cara Pemakaian: Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.


4. Akar manis 
Tanaman yang memiliki nama asing licorice ini mengandung sejumlah zat seperti triterpenoid, flavanoid, asam ferulic, asam sinapic, biotin, asam amino dan beta-sitoserol. Yang perlu diperhatikan, jangan menggunakan akan manis dalam dosis besar jangka panjang. Ada laporan bahwa pemakaian akan manis dengan dosis 30-40 gram per hari selama 9 bulan menyebabkan kelemahan oto, hipertensi, edema dan kekurangan kalium.
Bahan: 10 gram akar manis
Cara Pemakaian: Akar manis direbus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, lalu dibagi menjadi 2 kali minum, pagi dan malam hari.


5. Kacang Tanah
Bahan: 1 genggam daun kacang tanah
Cara Pemakaian: Daun dicuci bersih, lalu diiris halus. Masukkan irisan daun ke dalam gelas, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Biarkan selama 40 menit, lalu disaring. Minum airnya selagi hangat dan sewaktu perut kosong.


6. Tempe
Bahan: 100 gram tempe
Cara Pemakaian: Tempe dipotong-potong sesuai selera, lalu direbus, dikukus, atau dibacem. Tempe dijadikan lauk dan dimakan bersama nasi.


7. Angkak
Sering disebut beras merah Cina, tanakan adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar Kolesterol darah.
Bahan: 1 sendok teh angkak
Cara Pemakaian: Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.


8. Labu siam
Bahan: 1 buah labu siam ukuran sedang
Cara Pemakaian: Buah labu dikupas, potong kecil-kecil dan dijus atau diparut, peras airnya dan saring. Kumpulan airnya diminum sekaligus.


9. Sambiloto
Bahan: 20 gram herbal sambiloto kering
Cara Pemakaian: Direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.


10. Jamur kuping putih
Bahan: 10 gram jamur kuping putih kering
Cara Pemakaian:Jamur putih dipotong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan sedikit pemanis buatan. Setelah dingin, airnya diminum dan jamurnya boleh dimakan.


11. Bawang merah
Bawang merah (Cepae bulbus), mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar Kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Bahan: 20 gram bawang merah segar
Cara Pemakaian: Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.


12. Bawang putih
Bawang putih (Allii bulbus), bahan aktifnya s-allyl cysteine, suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik. Studi di Munich University, Jerman, menemukan bahwa menambahkan bawang putih ke dalam diet akan menurunkan Kolesterol jahat sekitar 10 persen dalam empat bulan. Mengonsumsi bawang putih segar sering jadi masalah bagi banyak orang karena rasa yang tidak enak dan aromanya menyengat. 
Bahan: 1-2 siung bawang putih
Cara Pemakaian: Bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat bulatan kecil, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari. Namun ada cara lain supaya lebih mudah masuk ke tubuh kita. Bawang putih bisa dikreasikan dengan buah-buahan yang enak, menjadi jus kaya manfaat.


13. Kunyit
Dengan nama latin Curcumae domesticae rhizoma, tumbuhan ini juga berkhasiat melancarkan darah dan energi vital, menghilangkan sumbatan, sebagai peluruh kentut dan haid, mempermudah persalinan, antibakteri, antiinflamasi, serta memperlancar pengeluaran empedu ke usus.
Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar
Cara Pemakaian: Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.


14. Temulawak
Tanaman bernama latin Curcumae rhizoma ini mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus). 
Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar
Cara Pemakaian: Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.


15. Seledri
Seledri (Apii graveolentis radix), akarnya mengandung asparagin, pentosan, glutamin, tirosin, manit, zat pati, lendir, dan minyak atsiri. Khasiatnya memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing. 
Bahan: 30 gram akar seledri segar


Cara Pemakaian: Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring lalu minum sekaligus. 


16. Minyak zaitun


Minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menurunkan kolesterol “jahat” (LDL) dan menaikkan kolesterol “baik”(HDL). sehingga membuat pembuluh darah dan jantung tetap sehat.


17. Delima
Tak hanya alpukat, buah delima merah ini bisa Anda konsumsi untuk membantu menurunkan kolesterol secara alami. Selain itu, delima juga dapat membantu mengurangi plak arteri dengan meningkatkan oksida nitrat di dalam tubuh.


18. Jeruk
Jeruk memiliki kandungan Vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C sebagai antioksidan ini mampu mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi sebanyak 3 gelas jus jeruk setiap hari dapat meningkatkan kadar HDL hingga 21 mg dalam waktu 1 bulan.


19. Blueberry
Selain cara cepat diatas, anda pun bisa memanfaatkan blueberry. Ini dikarenakan blueberry mengandung pterostilbene yang mampu melawan kolesterol jahat.


20. Guggulipid
Guggulipid adalah getah dari pohon mukul mur (dupa). Getah ini telah digunakan selama lebih dari 3.000 tahun lalu dalam sistem pengobatan Ayurdevic di India. Dalam studi klinis diketahui bahwa Guggulipid secara signifikan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.


21. Beras merah


Sebuah studi menyebutkan bahwa ragi beras merah dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Beras merah diketahui memiliki kadar karbohidrat yang lebih sedikit dibandingkan beras putih tetapi memiliki nilai energi yang jauh lebih besar. Beras merah juga lebih kaya protein yang membuatnya lebih berkhasiat dibandingkan beras putih.

Senin, 16 November 2015

MENGENAL TANAMAN KARI


Tumbuhan renek ini berasal dari keluarga Rutaceae dan dari spesies Murraya koeniggi, mengeluarkan daun-daun kecil berwarna hijau. Daun kari ini biasanya bermanfaat dan berkhasiat menambah bau harum masakan dan masyarakat India banyak mengkonsumsi daun kari ini.

Pokok kari juga dikenali sebagai 'kariveppilai' dalam bahasa Tamil, juga dikenali sebagai karipulei, kari-kari, veppu-neem dan daun ilai. Dalam bahasa Kannada, ia dipanggil ‘neem hitam’, kerana daunnya mirip dengan pohon neem yang pahit, walaupun tidak ada hubungan dengan pokok neem. Pokok kari tidak ada hubungan dengan daun salam (bay leaf) dan daun kemangi (basil leaf) yaitu daun yang beraromatik dari Mediterania.

Di Indonesia, daun kari lebih dikenal dengan nama daun salam koja dan temuru serta acapkali dipergunakan pada masakan-masakan khas daerah Sumatera terutama Aceh. Masakan kari dari Aceh yang menggunakan daun ini sebagai salah satu rempahnya, konon kabarnya memiliki rasa yang lebih sedap dan unik. Selain untuk tambahan bumbu di masakan kari, laksa dan gulai, masakan ayam tangkap Aceh juga menggunakan daun kari sebagai salah satu rempah wajibnya. Ayam tangkap atau ayam sampah merupakan makanan berupa ayam goreng yang di taburi dengan aneka daun rempah yang digoreng kering, daun rempah yang digunakan salah satunya adalah salam koja. Daun-daun rempah yang digoreng garing ini bisa langsung dimakan beserta si ayam. 

Sebenarnya ada satu lagi jenis tanaman yang juga mendapat julukan tanaman kari karena aroma daunnya yang tajam. Jika Murraya koenigii banyak dipergunakan di masakan India maka Helichrysum italicum adalah jenis tanaman berjuluk tanaman kari lainnya yang banyak tumbuh di negara-negara Mediterania. Kedua jenis tanaman ini walaupun sama-sama menyandang nama tanaman kari (curry plant), namun memiliki tampilan yang sangat berbeda karena berasal dari keluarga dan genus yang berbeda. 

Daun kari di Mediterania termasuk ke dalam keluarga aster/daisy (Asteraceae), merupakan tumbuhan semak dengan tinggi hanya mencapai maksimal + 60 cm. Bunganya yang cantik umum digunakan sebagai karangan bunga kering karena warnanya yang tetap bertahan meskipun dalam kondisi telah kering. Bunga tanaman ini menghasilkan minyak atsiri yang dipergunakan sebagai bahan obat-obatan karena mempunyai fungsi anti-inflammatory (anti radang), pembunuh bakteri, dan pendingin kulit. Selain itu minyaknya juga dimanfaatkan di industri parfum sebagai salah satu bahan campuran. Helichrysum italicum sama sekali tidak ada hubungannya dengan rempah-rempah kari yang dipergunakan di kuliner India dan juga dengan pohon kari (Murraya koenigii).

Bunga Pokok Daun Kari

Bunganya kecil berwarna putih kekuningan dan mempunyai aroma yang sangat harum. Buahnya kecil, sebesar terung pipit, berwarna hijau ketika muda dan bertukar ke ungu berkilau setelah matang. Buahnya boleh dimakan, tetapi biji benihnya dikatakan beracun. Agaknya, sebab itulah buahnya yang ranum ini tidak diganggu serangga atau burung... 


Pokok kari berkembang biak melalui biji benih, keratan batang dan anak yang tumbuh dari akarnya. Selain ditanam di halaman rumah karena daunnya ia juga ditanam sebagai tanaman hias.

Hasil penelitian menunjukkan di dalam daun kari terkandung:

  • 66.3% pelembab
  • 6.1% protein
  • 1.0% lemak
  • 16.0% karbohidrat
  • 6.4% fiber

Daun kari juga mengandungi mineral dan vitamin seperti kalsium, fosforus, zat besi, asid nikotinik dan vitamin C. Ia juga mengandungi volatile oil dan sejenis glukosid yang disebut koenigiin.

Daun kari mempunyai khasiat herbal yang tinggi dan sangat banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda di India. Daun kari mempunyai nilai sebagai antioksidan, anti-diabetes, antimikrob, anti-inflamasi, Hepatoprotektor, anti-hiperkolesterolemia dan lain-lain lagi. Daun kari juga dikatakan baik untuk merawat rambut yang panjang dan sehat. Selain dari itu daun kari juga dapat mencegah uban. Kulit pokok, daun dan akar pokok daun kari digunakan sebagai tonik. Pucuk daun muda biasa dijadikan lalapan.

Minggu, 15 November 2015

MANFAAT DARI BAGIAN DAUN PEPAYA


MANFAAT DARI BAGIAN DAUN PEPAYA
Daun pepaya sangat hebat dalam hal membantu merawat indra penglihatan. Daun pepaya mengandung vitamin A sebanyak 18.250 SI (satuan internasional). Jumlah ini lebih banyak dari vitamin A yang dikandung wortel sayuran yang diklaim paling hebat dalam hal merawat indra penglihatan, yang hanya sejumlah 12.000 SI. Selain itu, kandungan carposide di dalam daun pepaya, telah diketahui mampu membantu penyembuhan orang yang sedang menderita penyakit cacingan.

Di balik rasa pahit itu terdapat zat Carpein. Carpein pada daun pepaya, pertamakali diketemukan oleh Dr. Gresfoff, dari Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1890. Penelitian lebih lanjut terhadap peluang carpein sebagai bahan obat penyakit jantung, dilakukan oleh Dr. Von Oefele pada tahun 1893, meskipun hasilnya tidak terlalu memberikan harapan.

Adapun beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

1. Obat Jerawat

Tahukah agan, daun pepaya juga dapat mengatasi jerawat yang membandel?


Caranya, ambil 2-3 lembar daun pepaya tua. Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu, tambahkan satu setengah sendok air. Lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

2. Menambah Nafsu Makan

Bagi anak-anak khasiat dan manfaat daun pepaya sangat baik untuk menambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak yang sulit makan.


Caranya, ambil daun pepaya segar yang memiliki ukuran sebesar telapak tangan, tambahkan sedikit garam dan juga air hangat setengah cangkir. Campur semuanya kemudian di blender, setelah selesai saring airnya, dan air tersebut lah yang memberikan khasiat daun pepaya yang sangat baik untuk menambah nafsu makan.

3. Anti Kanker

Kanker memang merupakan salah satu penyakit yang mematikan, dan khasiat daun pepaya dipercaya dapat mampu untuk mencegah penyakit kanker tersebut, ini karena daun pepaya memiliki kandungan getah putih seperti susu atau disebut juga dengan White Milky Latex. Getah putih tersebut dapat dikembangkan sebagai anti kanker, dan getah putih yang memberikan manfaat daun pepaya tersebut, dan akan kita dapatkan apabila kita mengkonsumsi daun pepaya secara dimasak atau dengan proses lainnya.

4. Memperlancar Pencernaan

Memakan daun pepaya yang sudah direbus baik dimakan dengan atau tanpa makanan pendamping lainnya dapat membantu memperlancar pencernaan. Hal ini dikarenakan didalam daun pepaya terdapat zat karpain, yaitu sejenis kandungan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme jahat yang mengganggu pencernaan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya makan rutin daun pepaya rebus setiap hari selama beberapa hari.

5. Pengontrol Tekanan Darah

Khasiat dan manfaat daun pepaya juga sangat baik untuk menstabilkan tekanan darah, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi. 

Caranya, siapkan 5 lembar daun pepaya, lalu direbus dengan campuran air setengah liter. Dimasak sampai airnya menyisakan tiga perempat, setelah selesai biarkan air tersebut menjadi dingin, kemudian dapat ditambahkan madu sebagai pemanis air daun pepaya tersebut.

Selain khasiat daun pepaya yang disebutkan tadi, khasiat daun pepaya juga masih ada lagi seperti kandungan serat pangan dalam daun pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol, mencegah aterosklersosis dan juga mencegah penyakit jantung. Khasiat dan manfaat daun pepaya juga sangat baik untuk menunjang program diet yang sedang kita jalankan. Dan bagi kaum wanita yang menyusui, manfaat daun pepaya juga sangat baik untuk membantu melancarkan ASI.

6. Obat Nyeri Haid

Bagi kaum wanita khasiat daun pepaya juga sangat baik untuk meredakan nyeri saat haid.

Caranya cukup ambil 1 lembar daun pepaya, lalu tambahkan asam jawa serta garam, dan dicampur dengan segelas air dan kemudian rebus. Kemudian ambil airnya, tambahkan 2 sendok madu dan aduk. Dinginkan ramun daun pepaya tersebut kemudian minum.

7. Obat Demam Berdarah

Khasiat daun pepaya juga sangat baik untuk mengobati gejala demam berdarah. 

Caranya, ambil 5 lembar daun pepaya muda, lalu tambahkan setengah liter air dan direbus sampai bersisa tiga perempatnya, kemudian tambahkan sedikit garam, 2 sendok madu, dan diminum selagi hangat. Buatlah pagi, sore dan menjelang tidur sampai gejala demam berdarah sembuh.

8. Sebagai Pelunak Daging

Daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

9. Daun Pepaya Muda untuk Diabetes atau Kencing Manis

Khasiat daun pepaya muda juga sangat baik untuk mengobati Diabetes atau Kencing Manis

Bahan-bahan:
1-3lembar daun pepaya muda.
2-5 lembar sirih yang bertemu uratnya.

Cara membuat:
Tumbuklah daun pepaya dan daun sirih yang bertemu uratnya sampai halus, kemudian beri setengah gelas air, lalu peras dan saring. Kemudian minum ramuan tersebut dua kali sehari, pagi dan sore hari.

Sabtu, 14 November 2015

MANFAAT DARI BAGIAN BUNGA PEPAYA


MANFAAT DARI BAGIAN BUNGA PEPAYA
Mereka yang baru pertama kali berkunjung ke kawasan timur Indonesia (NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua), akan selalu bertemu dengan menu sayur bunga pepaya di mana-mana. Di kawasan ini, sayur bunga pepaya bukan hanya sekadar menu eksklusif, melainkan kebutuhan sehari-hari. Karenanya, bunga pepaya selalu tampak dijual di warung-warung dan pasar. Kalau kita lihat fisik orang NTT, Bugis, Maluku dan Papua yang kuat-kuat, salah satu penyebabnya adalah sayur bunga pepaya ini. Sebab menurut penelitian fitokimia Departemen Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), bunga jantan segar pepaya gantung, ternyata mengandung zat antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.


Kandungan bunga pepaya gantung adalah flavonoid, tanin, steroid - triterpenoid, dan karbohidrat. Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi sinambung menggunakan n-heksana, metilen klorida, etil asetat, dan metanol. Dari ekstrak metanol diperoleh satu senyawa amida dan dari ekstrak n-heksana diperoleh satu senyawa steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan dengan metode reduksi larutan 1,1-difenil-2 pikrilhidrazil menunjukkan, ekstrak metanol memiliki aktivitas penangkap radikal bebas paling kuat dengan nilai EC50 0,3537 mg/mL. Hingga selain lezat rasanya, bunga pepaya gantung ternyata juga berkhasiat bagi kesehatan.


Di kawasan timur Indonesia, sayuran ini biasa disantap bersama talas, keladi, ubi jalar dan singkong. Bagi mereka yang belum terbiasa mengkonsumsinya, rasa sayuran ini agak aneh. Kalau kita tidak bisa memasaknya, bunga pepaya malahan akan terasa pahit. Rasa pahit ini tidak hanya terdapat pada bunga, melainkan terutama pada daun, dan penyebabnya adalah alkaloid carpein (C14H25NO2).

Jumat, 13 November 2015

MANFAAT DARI BAGIAN GETAH PEPAYA


MANFAAT DARI BAGIAN GETAH PEPAYA
1. Khasiat getah pepaya mencegah kanker, Selain itu tiap bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Informasi pentingnya bahwa getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat anti tumor dan kanker. Ini karena lebih dari 50 asam amino yang terdapat di dalamnya.


2. Zat papain yang dikandung oleh pepaya dapat memecah makanan yang mengandung protein, sehingga terbentuklah senyawa asam amino yang bersifat autointoxicanting, sehingga otomatis menghilangkan terbentuknya berbagai substansi yang tidak diinginkan tubuh, yang terjadi akibat proses pencernaan yang tidak sempurna. Dengan demikian, kita akan terbebas dari penyakit epilepsi, hipertensi, kencing manis, radang sendi, dan sembelit.


3. Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.


4. Getah pepaya juga bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Caranya: iris buah pepaya hingga keluar getahnya, kemudian oleskan ke bagian wajah yang berjerawat. Biarkan mengering, kemudian basuhlah dengan air sampai bersih. Maka, dalam waktu yang relatif singkat, kulit wajah yang sebelumnya berjerawat akan mulus kembali.


5. Pada industri pengolahan makanan, enzim papain di manfaatkan sebagai bahan perenyah pada pembuatan kue kering, penjernih pada pembuatan minuman teh, pengumpal susu pada pebuatan keju, dll.


Kamis, 12 November 2015

BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI


MANFAAT.

Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan.

Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C.

JENIS-JENIS SAWI.

Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop.

Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma.

Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasar dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina.


SYARAT TUMBUH BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI

  • Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia .
  • Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi.
  • Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl.
  • Tanaman sawi tahan terhadap air hujan, sehingga dapat di tanam sepanjang tahun.
  • Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur.
  • Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Dengan demikian, tanaman ini cocok bila di tanam pada akhir musim penghujan.
  • Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur, banyak mengandung humus, subur, serta pembuangan airnya baik.
  • Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7,

BUDIDAYA TANAMAN SAWI

Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan, penyiapan benih, teknik penanaman, penyediaan pupuk dan pestisida, serta pemeliharaan tanaman.


Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau, wortel, bayam, kangkung darat. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu.

Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan.


PEMBENIHAN BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI
  • Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus.
  • Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram.
  • Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman.
  • Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya.
  • Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil.
  • Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari.
  • Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain.
  • Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun.
PENGOLAHAN TANAH BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI


  • Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan.
  • Tahap-tahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan.
  • Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung.
  • Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm.
  • Pemberian pupuk kandang fermentasi 3 - 5 ton/ha.
  • Pupuk kandang fermentasi diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan.
  • Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah, pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih, yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).
PEMBIBITAN BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI


  • Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman.
  • Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya.
  • Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter.
  • Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan 20 – 30 cm.
  • Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.
  • Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer.
  • Setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan.
PENANAMAN TANAMAN SAYURAN SAWI

  • Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah.
  • Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 3 – 5 ton/ha, TSP 40 kg/ha, Kcl 15 kg/ha.
  • Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm.
  • Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm.
PEMELIHARAAN BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SAWI

  • Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim, bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Bila tidak terlalu panas penyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari.
  • Penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat.
  • Penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru.
  • Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan.
  • Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 20 kg/ha.
PENANAMAN VERTIKULTUR

Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut :

  • Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan.
  • Sediakan media tanam berupa tanah top soil, pupuk kandang, pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata.
  • Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm.
  • Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai.
  • Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House.
PENANAMAN HIDROPONIK.

Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut :


  • Siapkan wadah persemaian . Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0,5 cm.
  • Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu, bibit dicabut dengan hati-hati, selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih, akar yang terlalu panjang dapat digunting.
  • Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm, selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm.
  • Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm, masukkan bibit ke lubang tersebut, tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar, usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media.
  • Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman, dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya, tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar.
HAMA DAN PENYAKIT


HAMA.


Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell.).Ulat tritip (Plutella maculipennis).Siput (Agriolimas sp.).Ulat Thepa javanica.Cacing bulu (cut worm).

PENYAKIT.


Penyakit akar pekuk.Bercak daun alternaria.Busuk basah (soft root).Penyakit embun tepung (downy mildew).Penyakit rebah semai (dumping off).Busuk daun.busuk Rhizoctonia (bottom root).Bercak daun.Virus mosaik.


PANEN DAN PASCA PANEN.

  • Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya.
  • Umur panen sawi paling lama 70 hari. Paling pendek umur 40 hari.
  • Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna, bentuk dan ukuran daun.
  • Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam.

CARA MENANAM TANAMAN KEMANGGI

Kemangi merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai lalapan. Tanaman ini juga sangat mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia ini. Sehingga tidak perlu susah-susah untuk membudidayakan tanaman kemangi ini.



Sebelum melakukan penanaman kemangi, tentunya harus diperjelas tujuan penanaman kemangi apakah untuk kapasitas pertanian/dijual atau hanya untuk konsumsi keluarga saja. Jika untuk kebutuhan penjualan tentu akan sangat membutuhkan usaha yang lebih agar daun kemangi yang dihasilkan lebih segar dan subur. Tanaman kemangi sendiri dapat di tanam dengan biji maupun dengan batang. Namun yang sering dilakukan adalah menanam kemangi dari biji.

Menanam Kemangi untuk pertanian

Budidaya kemangi untuk kapasitas pertanian dengan tujuan komersil tentunya membutuhkan lahan yang luas, namun jika lahan yang dimiliki hanya seadanya tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berpengaruh terhadap kesuburan tanaman kemangi. Berikut langkah-langkah dalam menanam kemangi:

Persiapan Lahan

  • Lahan yang akan ditanami kemangi harus dilakukan penggemburan dengan menggunakan cangkul.
  • Tanah yang telah digemburkan dibentuk menjadi guludan (tegalan) dengan ukuran lebar 1 meter dan panjang disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Setelah lahan sudah dibentuk tegalan, taburkan pupuk kandang atau pupuk kompos secara merata. Aduk kembali dengan menggunakan cangkul agar pupuk kandang sampai ke lapisan Tanah bawah.
  • Biarkan lahan tanam yang telah disiapkan selama 2-3hari, hal ini untuk mengembalikan kondisi unsur hara setelah dilakukan penggemburan (agar kondisinya stabil).
Persiapan Benih

Benih kemangi dapat diperoleh dari bunga-bunga kemangi yang telah tua yang ditandai dengan sudah berubah warna kecoklatan dan mongering. Ambillah beberapa tangkai bunga kemangi yang sudah kering dan jemur kembali di terik matahari dengan diberi alas atau wadah. Setelah biji dirasa cukup kering, angkat dan diamkan pada area yang tidak panas (angin-angin).

Penanaman Benih

Benih yang sudah disiapkan tadi ditanam dengan cara menaburkan biji-biji kemangi secara merata di lahan yang telah disiapkan. Setelah itu lapisi dengan Tanah secara tipis pada bagian atas secara merata. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari. Jangan menggunakan penyiraman yang terlalu kencang, karena dapat merusak lahan tanam dan membuat biji kemangi terpental akibat dorongan air.


Perawatan tanaman Kemangi

Tanaman kemangi akan tumbuh dalam waktu 5 - 7 hari dari penanaman, tetap lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari. Ketika di rasa semua biji telah tumbuh, maka langkah selanjutnya adalah melakukan penyiangan. Pindahkan tanaman kemangi yang terlalu rapat ke yang terlihat renggang. Sebaiknya ini dilakukan saat tanaman kemangi masih kecil (daun 4 -5 helai).

Pembersihan area tanam dari rumput-rumput pengganggu juga harus dilakukan, agar kemangi dapat tumbuh dengan subur. Selain itu, perhatikan daun kemangi, bersihkan kemangi dari gangguan ulat dan hama lainnya. Jangan menggunakan pertisida karena tidak baik jika daun dikonsumsi.

Pemanenan Kemangi

Pemanenan dapat dialkukan jika tinggi kemangi sudah dirasa cukup, lakukan pemotongan dengan menggunakan gunting atau pisau di atas dua daun pertama. Hal ini tentunya bertujuan agar kemangi dapat tunas kembali dan menghasilkan pucuk-pucuk baru.

Cuci daun-daun kemangi yang telah dipanen dengan menggunakan air bersih sebelum dilakukan pengikatan untuk dijual.

Tanaman kemangi juga dapat dibudidaya di pot atau polybag, caranya hampir sama dengan menanam tanaman sayuran lain seperti cabe di polybag. Kemudian untuk tanaman kemangi yang digunakan sebagai komnsumsi keluarga tentunya lebih simple dalam menanamnya. Kita hanya menentukan lokasi yang kosong di halaman rumah kita, kemudian taburkan biji-biji kemangi tadi. Biji kemangi akan tumbuh dengan sendirinya.

Itulah beberapa cara menanam kemangi dan cara merawat tanaman kemangi, sungguh sangat mudah bukan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua