Senin, 09 September 2013

CARA MEMBUAT UMPAN MANCING YANG AMIS

CARA MEMBUAT UMPAN MANCING YANG AMIS
Saat memasuki musim kemarau. para mania mancing harus jeli menentukan pilihan ramuan umpan yang digunakan ketika akan memancing. biasanya saat kondisi kemarau, banyak air di kolam-kolam pemancingan kekurangan suplai air sehingga diperlukan aroma yang lebih menyengat untuk menarik perhatian ikan yang ada didalamnya.

Karena biasanya pada air kondisi ini, warna dan aroma cukup pekat sehingga umpan yang digunakan paling tidak harus bisa mengalahkan aroma yang ada di dalam kolam. Berikut adalah umpan amis pertama.

Bahan-bahannya :
1. Telur bebek 6 butir
2. Kroto 2 ons
3. Wisman secukupnya
4. Keju secukupnya
5. Ikan bandeng 1 ekor
6. Ubi 1 buah

Cara Membuat umpan amis:
  • Ambil telur bebek dan pilih bagian putih telurnya saja dan campurkan dengan kroto, lalu kukus selama 1/2 jam.
  • Ikan bandenga dibersihkan sisiknya dan diambil bagian tulangnya, lalu kukus dengan ubi setengah matang.
  • Jika kedua kukusan tadi sudah siap, campurkan keduanya dan aduk hingga rata.
  • Berikutnya masukkan wisman dan keju lalu aduk kembali hingga rata.
  • Jika hasilnya dirasa masih terlalu lembek. campurkan pengeras (kinoy/katulampa) secukupnya.
  • Telur bebek (5 butir campur dan 3 butir kuningnya saja.) diaduk dengan mixer.
  • Umpan siap digunakan.

CARA MEMBEDAKAN PERKUTUT JANTAN DAN BETINA

CARA MEMBEDAKAN PERKUTUT JANTAN DAN BETINA
Burung perkutut merupakan burung kicau yang banyak di minati dan di cari para kicau mania di karenakan burung ini memiliki suara kicau yang unik dan berbeda dengan burung kicau pada umumnya, burung ini berkicua dengan suara sperti ini kalau saya gambarkan dalam kata ''Kuk Geruk Kwok'' burung ini apabila sudah bis berbunyi dengan bagus maka harganya sangat mahal tapi untuk meciptakan burung perkutut dengan suara kicau yang gacor ada faktor-faktornya salah satunya adalah dari segi jenis kelamin, adapun untuk meilihat ciri-cirinya dapat dilihat sebagai berikut :




  • BEDA PERKUTUT JANTAN DENGAN BETINADapat di lihat dari paruhnya biasanya pada burung perkutut jantan akan memiliki warana paruh putih sampai di pelipisnya.
  • Dilihat dari supit udangnya bisanya apabila di pegang pada bagian supit udangnya pada burung jantan akan memiliki kekerasan yang sama lain halnya dengan burung perkutut betina dia akan memiliki supit udang yang lunak atau lembut.
  • Dari segi suaranya, pada burung perkutut jantan biasanya memiliki suara yang lebih keras pada burung betina.
  • Di lihat dari postur tubuhnya biasanya pada burung perkutu jantan akan memiliki postur tubuh yang lebih besar dan proposioanal.
Pada biasanya burung yang bagus berkicau adalah burung perkutu jantan , akan tetapi pada kenyataanya tidak sedikit pula burung perkutut betina yang menjuari lomba burung perkutut


Burung perkutut yang memiliki suara krisatal memang sangat banyak dicari para pecinta burung perkutut , akan tetapi biasanya burung perkutut yang memiliki suara kicau kristal jarang sekali dijual walaupun oleh peternak perkutut sekalipun klaupun di jula burung ini harganya sangat mahal.


Semoga sedikit informasi in bisa bermanfaat bagi pecinta burung kicau semuamya terimasih sudah berkunjung.

MERAMU JAMU AGAR PERKUTUT GACOR

MERAMU JAMU AGAR PERKUTUT GACOR
Menjaga burung perkutut mesti didasari rasa kasih sayang supaya burung senantiasa sehat serta juga rajin berbunyi layaknya yang diinginkan. perawatan utamanya layaknya pemberian pakan tak hanya mesti benar-benar serta juga mesti didalam situasi bersih. burung perkutut biasanya suka makanan sejnis biji-bijian, serta bila burung telah mulai berbunyi pemberian pakannya dapat diberikan berbentuk millet serta gabah saja dengan makanan olahan yang bahannya terdiri dari campuran ketan hitam, millet, canary seed, jewawut, dengan sebagian jenis bumbu layaknya kencur, jahe, bawang putih, madu, kuning telur ayam kampung, lada putih serta garam dapur beryodium. makanan olahan tersebut dapat dibeli di pedagang - pedangan burung atau tokobinatang peliharaan. namun anda juga dapat memproses sendiri makanan perkutut dengan resep sebagai berikut :


  • canary seed 1/4 Kg 
  • telur 2 sampai 3 butir, diambil kuningnya saja
  • gabah 1 Kg 
  • madu 5 sendok makan
  • bawang putih 2 siung
  • ketan hitam 1/4 Kg 
  • lada putih ½ sendok teh 
  • millet 1 Kg 
  • jahe 3 jari tangan
  • kencur 3 jari tangan
  • jewawut 1/8 Kg
garam ½ sendok makan bumbu berbentuk jahe, kencur, lada putih, bawang putih,serta garam ditumbuk hingga halus lalu kuning telur dikocok hingga mengembang, lantas berikan madu lebah murni lalu dikocok lagi hingga benar-benar tercampur. sesudah madu telur itu tercampur, kemudian masukan bumbu yang telah di tumbuk halus tadi kemudian aduk sampai rata.

canary seed, millet, ketan hitam,gabah, serta jewawut, sebelum saat dicampurkan dicuci bersih terlebih dahulu di buang yang mengambang kemudain ditiriskan, digelar didalam tempeh atau sejenisnya. setelah itu dijemur hingga kering. biji-bijian yang telah kering inilah yang dicampurkan didalam adonan telur madu yang berbumbu tadi.

bahan digabung lalu di aduk samapai rata, bila butuh diremas-remas dengan tangan biar bahan tercampur. sesudah adonan tercampur benar kemudian di gongsong kata orang jawa bilang ( digoreng tanpa minyak ) sepanjang lebih kurang dua menit. lantas diangkat serta dituangkan diatas nyiru, untuk diangin-anginkan di area teduh hingga kering serta dingin.

CIRI-CIRI JALAK SUREN JANTAN ATAU BETINA

TIPSPETANI-CIRI-CIRI JALAK SUREN JANTAN ATAU BETINA

Biasanya burung Jalak Suren jantan memiliki badan yang lurus dan lebih besar dari pada burung betina. Bulu kepala dan punggung berwarna hitam legam, serta ekornya sedikit lebih panjang dan menyatu. Warna merah pada kulit di atas mata lebih cerah dan jelas. Pada bagian yang memiliki bulu warna putih, di tubuh bagian bawah, kelihatan lebih bersih. Ekornya sedikit lebih panjang dan menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang dan lebih kokoh. Jambul kepalanya lebih panjang dan lebih melebar saat mengembang. Sementara, burung betina memiliki tubuh yang bulat dan pendek dengan warna hitam dan putih yang agak suram, kurang lincah dan agresif seperti jantan. Paruh, jari kaki, dan ekornya lebih pendek dan halus. Kepalanya agak ramping. Warna merah pada bagian mukanya lebih pucat dibanding burung jantan. Ocehannya lebih cerewet dan bervariasi.

Jalak suren mirip dengan jalak thailand. Walaupun demikian, keduanya dapat dibedakan melalui bulu dan dagu jalak thailand berwarna putih semuanya.


Jalak suren berukuran sedang (24 cm), berwarna hitam dan putih. Dahi, pipi, garis sayap, tunggir, dan perut berwarna putih. Dada, tenggorokan, dan tubuh bagian atas berwarna hitam. Warna hitam ini masih coklat pada burung remaja.Iris berwarna abu-abu, kulit tanpa bulu di sekitar mata berwarna jingga, paruh merah dengan ujung berwarna putih, kaki kuning. Jalak suren mempunyai sayap yang agak bulat, terbangnya tidaklah cepat, melainkan dengan gerakan yang mirip dengan kupu-kupu. Bulu burung jantan dan burung betina kelihatan sama. Baik burung jantan maupun betina senang berkicau, dan mereka dapat meniru suara burung lain.

Rabu, 04 September 2013

CARA PERBANYAKAN TANAMAN MARKISA

Balitbu Tropika 2013. Dalam rangka pengembangan markisa, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah penyediaan bibit markisa bermutu dalam jumlah cukup, waktu singkat dengan harga memadai. Produksi benih markisa dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu perbanyakan dengan biji, stek dan sambung pucuk.
 
1. Perbanyakan melalui biji
Perbanyakan tanaman markisa menggunakan biji akan menghasilkan tanaman markisa yang kuat dan memiliki perakaran cukup dalam, namun akan mengalami penyimpangan sifat dari pohon induknya. Syarat pohon induk yang akan diambil buahnya antara lain produktif, berasal dari varietas unggul, memiliki pertumbuhan yang sehat dan minimal berumur lebih dari tiga tahun, bebas dari hama dan penyakit. Cara penanganan penyemaian biji markisa sebagai berikut :
  • Buah markisa yang dipetik dari pohon induk dipilih yang besar, sehat dan kualitas bagus dibelah kemudian diambil bijinya. Biji bersama lendirnya diambil kemudian dibersihkan dengan dicampur abu dapur sambil diremas-remas dan dicuci bersih dengan air. Biji yang sudah bersih kemudian dikering-anginkan.
  • Penyemaian biji dapat dilakukan dengan dua cara yaitu disemai dalam persemaian kemudian dipindah ke polybag dan cara kedua langsung disemai kedalam polybag.
  • Tempat persemaian dapat menggunakan kotak plastic diisi media campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (1:1:1). Biji markisa disemai dengan jarak rapat dengan kedalaman semai  1-1,5 cm, kemudian ditutup dengan media semai. Kelembaban tanah dijaga jangan sampai kering atau tergenang.
  • Setelah bibit berdaun 4-5 helai (berumur 5-6 minggu) bibit segera dipindah tanam  kedalam polybag yang berisi media campuran tanah dan pupuk kandang (2:1). Bibit ditanam satu batang tiap polybag.
  • Polybag yang sudah ditanami bibit markisa disusun berjajar dan diberi naungan yang tidak terlalu rapat. Perawatan bibit meliputi penyiraman, pemupukan serta pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman dilakukan 2 hari sekali terutama bila tidak turun hujan. Pemupupukan dilakukan setiap 15 hari berupa larutan pupuk NPK sebanyak 10-20g/10 liter air disiramkan 100 cc/polybag. Setelah berumur 3-4 bulan dipersemaian bibit dapat ditanam dilapang (kebun).
2. Perbanyakan menggunakan stek cabang
Produksi benih  markisa dengan cara stek merupakan salah satu cara yang dapat digunakan. Perbanyakan tanaman dengan cara ini memiliki beberapa keuntungan, antara lain: dapat memproduksi bibit dalam jumlah banyak, cepat berbuah, dan bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan pohon induknya. Prosedur penyiapan bibit asal stek batang atau stek cabang adalah sebagai berikut:
  • Dari pohon induk varietas unggul, dipilih cabang yang telah berumur minimal satu tahun  dan berdiameter 1 cm.
  • Cabang terpilih dipotong dengan menggunakan pisau atau gunting pangkas yang tajam; dan dipotong-potong lagi hingga diperoleh potongan–potongan sepanjang 25 cm yang masing-masing mengandung 3-4 mata tunas.
  • Pangkal stek diolesi dengan Rootone F.
  • Stek disemaikan dengan posisi tegak sedalam ± 5 cm dalam polybag ukuran 10 x 18 cm yang diisi dengan media campuran tanah dan pupuk kandang (1:1).
  • Polybag semaian stek ditempatkan berjajar di dalam bedengan yang diberi sungkup plastik.
  • Jika stek sudah bertunas dan berakar, sungkup segera dibuka.. Bibit dari stek dipelihara secara intensif hingga berumur 3 – 4  bulan.
3. Perbanyakan dengan sambung pucuk
a. Persiapan batang bawah
Batang bawah dari biji yang berasal dari buah varietas unggul  pohon markisa yang mempunyai keunggulan sifat-sifat tertentu seperti tahan terhadap penyakit layu Fusarium. Biji untuk batang bawah diambil dari buah yang masak fisiologis. Biji markisa yang masih mengandung daging buah direndam dalam air dan diremas sampai biji terpisah. Biji yang sudah dibersihkan disemaikan pada bak semai plastik atau seedbed.  Media persemaian yang digunakan adalah tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.  Jarak tanam adalah 2,5 x 2,5 cm dengan kedalaman 1-2 cm.  Tempat pesemaian diberi naungan untuk melindungi bibit dari terik matahari dan hujan yang berlebihan.  Pada umur 4 minggu setelah tanam, semai markisa dapat dipindah ke polybag ukuran 10 x 18 cm yang berisi campuran media tanah dan pupuk kandang (2:1). Tiap polybag berisi satu bibit dan diletakkan di tempat teduh/rumah pembibitan. Pemeliharaan meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan dengan pupuk NPK dosis 1-3 g/bibit yang dilakukan 2 minggu sekali. Pengendalian hama/penyakit sesuai dengan kebutuhan. Pada umur 4 bulan  batang bawah siap untuk disambung.
b. Persiapan  entris
Batang atas (entris) yang akan digunakan untuk sambung pucuk harus berasal dari tunas pucuk yang sehat, normal dan berdiameter sama atau sedikit lebih kecil daripada diameter batang bawah. Pengambilan entris dilakukan dengan cara memotong tunas pucuk  sepanjang 5 cm (3 ruas) dengan gunting pangkas yang tajam dan bersih. Pengambilan entris dilakukan pada saat entris cukup kering (tidak basah), karena air yang ada pada permukaan entris dapat mengundang hadirnya patogen yang dapat mempengaruhi keberhasilan penyambungan.
c. Penyambungan

Teknik penyambungan bibit markisa dilakukan dengan sambung samping. Batang bawah yang telah mencapai kondisi siap sambung (umur 4 bulan, berdaun  6-8 helai), pada ketinggian ± 30 cm, salah satu sisinya disayat miring dengan pisau cuter yang tajam dan bersih. Daun yang tersisa pada batang bawah harus tetap dipertahankan, selanjutnya entris yang telah disiapkan diambil dan dasar entris disayat miring pada satu sisi sesuai sayatan pada batang bawah, kemudian kedua luka sayatan tersebut (batang bawah dan entris) dilekatkan dan  dibalut dengan irisan plastik. Pada saat penyisipan harus dipastikan kambium entris bersatu dan menempel dengan kambium batang bawah. Setelah itu dilakukan penyungkupan entris dengan kantong plastik transparan untuk menjaga agar kelembaban tetap tinggi dan mengurangi penguapan dari entris. Penyungkupan dengan kantong plastik ini harus dilakukan sampai pada bagian sambungan / ikatan sambungan.  Tanaman sambungan ini selanjutnya ditempatkan di tempat yang ternaungi (dalam rumah bibit) dan dipeliharan secara optimal dengan melakukan penyiraman secukupnya dan penyiangan. Penempatan bibit ini dilakukan secara teratur dan berkelompok seperti benih dari biji. Sungkup plastik dilepas apabila mata tunas pada entris telah pecah, sedangkan tali pengikat sambungan tetap dibiarkan sampai bibit siap ditanam.
d. Pemeliharaan tanaman sambungan

Pemeliharaan tanaman sambungan meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan dengan pupuk NPK dosis 1-3 g/bibit yang dilakukan 2 minggu sekali. Pengendalian hama/penyakit sesuai dengan kebutuhan. Bibit sambung pucuk ini siap tanam setelah berumur ±  1 bulan setelah sambung.
Narasumber:
Djoko Sudarso, Tri Budiyanti, Sudjijo
disarikan dari http://balitbu.litbang.deptan.go.id

CARA MENANAM MARKISA DARI BIBIT

Memperbanyak markisa bisa dilakukan dengan berbagai cara. Yang sudah pernah saya coba adalah dengan menyemaikan bijinya. Biji kering saya dapat dari seorang kolega yang sudah pernah menanam pohon markisa. Bijinya kecil kecil, sebesar butiran padi, namun tipis dan berwarna coklat.

Biji Markisa Kering siap tanam

Biji markisa yang saya dapat itu lalu saya tanam di tanah dalam pot bekas minuman air mineral. Masing masing pot saya isi dengan 3 – 4 biji buah markisa. Awalnya saya ragu, apakah biji tersebut bisa berkecambah. Karena saya tidak tahu media apa yang cocok untuk penyemaian itu. Saya menggunakan campuran pasir, pupuk kandang dan sekam sebagai medianya. Tapi setelah menunggu selama 5 – 8 hari, akhirnya muncul juga kecambahnya. Wah... lega rasanya.


Setelah kecambah tumbuh, dan daunnya menjadi 3 helai, saya pindahkan ke tanah. Sebelumnya saya siapkan lubang tanah 30 x 30 cm, saya campurkan dengan pupuk kandang yang saya beli dari Nursery. Saya aduk tanahnya sehingga gembur.. Siap untuk menerima tanaman baru.

Asal asalan saya pindahkan 4 pohon markisa ke tanah. Semua tanaman tersebut terus tumbuh, kecuali 1 tanaman yang mati. Mungkin karena saya salah cara memindahkannya. Seharusnya tanaman tidak dicabut dari pot, melainkan dipindahkan dengan tanah yang ada di dalam pot semaian. Tapi tidak jadi masalah, karena 3 tanaman pun tumbuh subur.

Berlomba dengan pertumbuhan Markisa
Ketika pohon markisa tumbuh dari kecambahnya, saya santai saja. Saya pikir cukup saja saya siapkan sebatang kayu sebagai tempat menjalar. Tanaman pun menurut saja, menjalar di kayu yang sudah saya siapkan. Dua minggu setelah kayu yang saya siapkan sudah hampir terlilit dengan pohon markisa, mulailah saya berlomba dengan pohon markisa. Daya jalarnya luar biasa bikin saya menyingsingkan lengan, membuat jalinan untuk pertumbuhan markisa. Tanamannya menjulur kesana kemari, bahkan ada kabel listrik pun maunya dirambati, dipakai tempat untuk tautan pohon. Wah bisa rusak dong pemandangan. Akhirnya saya gunting bagian yang tidak terkendali tersebut. Akhirnya seluruh jalinan kawat yang telah disiapkan penuh dengan pohon markisa. Kecepatan rambatnya lumayan, bidang seluas 4 x 4 meter dipenuhi daun markisa hanya 2 minggu.

Menunggu Bunga menjadi Buah
Setelah 4 bulan markisa tumbuh, ternyata mulai muncul bunganya... ho ho ho.... cepet ya. Dan pada waktu itu, sedang musim hujan. Wah... akhirnya bunga markisa berguguran. Dari sekian banyak bunga yang muncul, hanya 3 buah markisa yang muncul. Mungkin karena hujan, sehingga bunganya membusuk. Sempat kecewa, karena saya harus buang bunga bunga yang berjatuhan.

Setiap hari saya intip bunga bunga markisa, tapi sore hari hujan turun, dan esoknya saya sudah temukan bunga bunga yang berjatuhan. Wah... kapan dong jadi buah semua?

 
 
 

Dari pohon yang aku tanam, ternyata bisa berbuah lebat. Ting Gemandul (red (bhs jawa) : bergelantungan). Kalau di hitung  jumlahnya bisa lebih dari 100 biji. Kan kalo di bagi bagi ke tetangga seneng juga.
tipspetani sarikan dari myhobby

Kamis, 29 Agustus 2013

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

Berikut akan kami bahas tentang usaha kecil skala rumahan. Geliat usaha UKM yang terus kian meningkat, membuat kebutuhan akan kemasan atau produk plastik pun semakin tinggi. Para pelaku usaha skala kecil menengah atau home industri sangat sering menggunakan pembungkus atau kemasan berbahan plastik. Jika kita amati ada sebuah celah peluang usaha disini, kenapa kita tidak membukausaha sampingan kecil rumahan yakni dengan mencoba menjual produk-produk kemasan atau pembungkus berbahan plastik jika sekitar kita banyak sekali para pelaku usaha. Dengan meningkatnya jumlah para pelaku usaha maka kebutuhan akan kemasan pun juga semakin meningkat pula. Anda bisa mengawali usaha ini dengan modal kecil terlebih dahulu. 

Sedikit informasi, bagi anda yang ingin membeli berbagai merk dan varian produk-produk plastik (kemasan, pembungkus, kantong hingga tali plastik) secara grosiran, Pasar Asemka Jakarta Barat, Pasar Jatinegara Jakarta Timur dan Proyek Senen Blok III Jakarta Pusat bisa anda jadikan referensi tempat kulakan atau grosir terlengkap untuk jenis usaha kecil rumahan ini. Ketiga tempat itu mensyaratkan dengan minimal pembelian rata-rata 25 kg dan 6-12 pak. Satuan harga jual pun beragam, mulai dari per rol, per pak hingga per kg. Sebagai contoh plastik polypropylene (PP) merk Gapura dijual dengan harga sekitar Rp 600 ribu – Rp 630 ribu per 25 kg. Plastik jenis PP ini biasanya digunakan makanan dan minuman seperti kotaktempat menyimpan makanan, botol minum dan botol minum untuk bayi. Karakteristik plastic jenis PP ini adalah transparan, tidak jernih atau berawan. Sedangkan plastik wrapping lokal dijual dengan harga sekitar Rp 35 ribu – 500 ribu per rol.


Usaha Kecil Rumahan

Pembelian produk-produk tersebut dilakukan secara langsung di toko tempat pembelanjaan tersebut. Selain itu barang yang telah anda beli pun dapat dikirim langsung ke tempat anda dengan ongkos kirim sesuai tarif yang telah ditetapkan oleh jasa ekspedisi atau kurir. Cara pembayarannya dapat dilakukan secara langsung di toko tempat anda belanja atau via transfer bank dengan pembayaran tunai. Akan tetapi untuk pembelian pertama biasanya harus dilakukan secara langsung dulu. Pembelian memalui telepon biasanya hanya dapat dilakukan oleh pelanggan tetap atau pelanggan yang sudah lama saja. Meskipun tergolong usaha sampingan kecil rumahan, keuntungan yang bisa diperoleh usaha ini jika dengan pembelian grosiran bisa mencapai 30% - 50% dari harga jual di tingkat pengecer. Sebagai contoh plastik mika ukuran 0,06 mm yang dijual dengan harga sekitar Rp 140 ribu per pcs dapat dijual kembali dengan harga sekitar Rp 190 ribu di tingkat eceran, lumayan bukan.

Demikian seputar info tentang jenis usaha kecil rumahan yakni usaha Bisnis kemasan dan kantong plastik, semoga dapat menjadi referensi dan dapat benar-benar bermanfaat untuk anda. Semoga anda sukses